gratefuldoggies.net – Panther chameleon atau bunglon panther dikenal sebagai salah satu hewan eksotis paling menawan di dunia reptil. Corak warnanya yang cerah dan kemampuan berubah warna membuat hewan asal Madagaskar ini semakin diminati para pecinta reptil. Namun, di balik pesonanya, panther chameleon membutuhkan perawatan khusus dan konsistensi tinggi agar dapat hidup sehat dan berumur panjang.

Langkah pertama dalam merawat panther chameleon adalah menyiapkan kandang yang sesuai. Hewan ini sangat menyukai ruang vertikal karena kebiasaan memanjat. Kandang sebaiknya berbentuk tinggi dengan sirkulasi udara baik, idealnya menggunakan bahan jaring atau kombinasi jaring dan kaca. Di dalam kandang, sediakan cabang-cabang alami dan tanaman hidup agar menyerupai habitat aslinya sekaligus membantu menjaga kelembapan.

Suhu dan kelembapan menjadi faktor krusial. Panther chameleon membutuhkan suhu siang hari sekitar 26–30 derajat Celsius, dengan area basking yang sedikit lebih hangat. Pada malam hari, suhu boleh turun namun tidak terlalu ekstrem. Kelembapan ideal berada di kisaran 50–70 persen. Penyemprotan air secara rutin sangat dianjurkan, karena bunglon panther jarang minum dari wadah dan lebih suka menjilat tetesan air di daun.

Pencahayaan juga tidak boleh diabaikan. Panther chameleon memerlukan sinar UVB untuk membantu metabolisme kalsium dan menjaga kesehatan tulangnya. Lampu UVB sebaiknya dinyalakan sekitar 10–12 jam per hari dan diganti secara berkala agar efektivitasnya tetap optimal. Tanpa pencahayaan yang tepat, risiko penyakit tulang metabolik bisa meningkat.

Untuk urusan pakan, panther chameleon termasuk hewan insektivora. Jangkrik, kecoa dubia, ulat hongkong, dan belalang bisa menjadi pilihan utama. Serangga sebaiknya diberi pakan bergizi sebelum diberikan, serta ditaburi suplemen kalsium dan vitamin secara teratur. Pola makan yang seimbang sangat penting untuk menjaga warna tubuh tetap cerah dan sistem imun yang kuat.

Dalam hal penanganan, panther chameleon bukan tipe hewan yang suka sering dipegang. Terlalu banyak interaksi fisik justru dapat memicu stres. Biarkan mereka beradaptasi dengan lingkungan dan hanya lakukan penanganan jika benar-benar diperlukan, seperti saat pembersihan kandang atau pemeriksaan kesehatan.

Kebersihan kandang juga wajib dijaga. Sisa makanan, kotoran, dan daun layu harus rutin dibersihkan untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur. Kandang yang bersih membantu mengurangi risiko infeksi dan menjaga kualitas hidup panther chameleon.

Merawat panther chameleon memang membutuhkan perhatian ekstra, namun hasilnya sepadan. Dengan lingkungan yang tepat, nutrisi seimbang, serta perawatan konsisten, hewan eksotis ini dapat tumbuh sehat dan menampilkan warna-warna indahnya. Panther chameleon bukan sekadar peliharaan, melainkan komitmen jangka panjang bagi mereka yang siap memahami kebutuhan alaminya.

By calista

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *