gratefuldoggies.net – Pesut Mahakam dengan nama ilmiah Orcaella brevirostris merupakan salah satu mamalia air tawar paling langka di dunia. Keberadaannya hanya dapat ditemukan di wilayah tertentu, salah satunya di Sungai Mahakam, Kalimantan Timur. Satwa ini bukan sekadar penghuni sungai, tetapi juga simbol penting bagi ekosistem perairan dan identitas budaya masyarakat setempat.
Secara fisik, pesut Mahakam memiliki ciri yang mudah dikenali. Bentuk kepalanya membulat tanpa moncong panjang seperti lumba-lumba pada umumnya. Warna tubuhnya abu-abu hingga kebiruan dengan tekstur kulit yang halus. Sirip punggungnya kecil dan membulat, membuat penampilannya tampak unik dan bersahabat. Panjang tubuh pesut dewasa bisa mencapai lebih dari dua meter dengan berat ratusan kilogram.
Pesut Mahakam hidup di perairan tawar yang tenang, seperti sungai besar, danau, serta kawasan muara. Mereka dikenal sebagai hewan sosial yang sering terlihat berenang dalam kelompok kecil. Aktivitasnya cenderung muncul ke permukaan secara singkat untuk bernapas, lalu kembali menyelam, sehingga keberadaannya kerap sulit dipantau. Pola makan pesut didominasi ikan-ikan kecil dan organisme air lainnya yang hidup di Sungai Mahakam.
Keberadaan pesut Mahakam memiliki peran ekologis yang sangat penting. Sebagai predator puncak di ekosistem sungai, pesut membantu menjaga keseimbangan populasi ikan. Kondisi kesehatan pesut juga sering dijadikan indikator kualitas lingkungan perairan. Jika populasi pesut menurun, hal tersebut menandakan adanya gangguan serius pada ekosistem sungai, seperti pencemaran atau kerusakan habitat.
Sayangnya, pesut Mahakam kini berada dalam kondisi terancam punah. Populasinya terus menurun akibat berbagai faktor, mulai dari pencemaran air, aktivitas kapal yang padat, hingga berkurangnya ketersediaan makanan. Jaring nelayan dan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan juga kerap menjadi ancaman serius bagi keselamatan pesut. Selain itu, perubahan lingkungan akibat pembangunan di sepanjang Sungai Mahakam semakin mempersempit ruang hidup satwa langka ini.
Berbagai upaya konservasi telah dilakukan untuk melindungi pesut Mahakam. Edukasi kepada masyarakat sekitar sungai menjadi langkah penting agar aktivitas manusia dapat berjalan selaras dengan kelestarian alam. Program pemantauan populasi, pengaturan jalur pelayaran, serta kampanye penggunaan alat tangkap ramah lingkungan terus digencarkan untuk menjaga keberlangsungan hidup pesut.
Pesut Mahakam bukan hanya kekayaan fauna Indonesia, tetapi juga warisan alam yang tak ternilai. Menjaga kelestariannya berarti melindungi keseimbangan ekosistem Sungai Mahakam dan kehidupan masyarakat yang bergantung padanya. Dengan kesadaran dan kepedulian bersama, pesut Mahakam diharapkan tetap dapat berenang bebas di perairan Kalimantan Timur untuk generasi mendatang.
